tentang mazhab klasik n prilaku

Mazhab klasik dan Mazhab perilaku

v Mazhab Klasik

  • Mazhab (Aliran) klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.

Mazhab Klasik

Pangkal tolak dalam teori mazhab Klasik ialah bahwa kebutuhan manusia akan terpenuhi dengan cara yang paling baik bilamana sumber-sumber daya produksi digunakan secara efisien. Selain itu bila hasil produksi berupa barang dan jasa dijual di pasaran melalui persaingan yang bebas. Salah satu ciri pokok dalam pemikiran ekonomi mazhab Klasik ialah persepsi dan konsep pengertian tentang mekanisme ekonomi dlaam suatu masyarakat yang sudah modern. Dalam kerangka pemikirannya, terungkapkan asas-asas dan kekuatan-kekuatan yang mendasari tata susunan ekonomi kapitalis. Ada beberapa tokoh pemikir dalam mazhab ini yang perlu kita ketahui pandangannya tentang kegiatan ekonomi. Masing-masing dari mereka diuraikan sebagai berikut.

      a)    Adam Smith

Adam Smith-lah tokoh sentral dalam mazhab ini. Pemikiran-pemikiran tentang masalah-masalah ekonomi dituangkannya dalam karyanya yang berjudul “An Inquiry into the Nautre and Causes of the Wealth of Nations”. Dasar falsafah adalah bahwa tata susunan masyarakat agar didasarkan atas hokum alam yang secara wajar berlaku dalam dunia nyata. Perlu pembagian bidang kegiatan dan spesialisasi. Kebebasan individu dan kemandiriannya akan membawa keserasian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Laissezfair, laissez passer..

b)    Jean Baptist Say (1767-1832)

Penyusun sistematik dan kodifikasi pemikiran Adam Smith. Hukum Say : “theories des debouchees”, dalam keadaan ekuilibrium produksi cenderung menciptakan permintaannya akan hasiul produksi yang bersangkutan.

c)    David Ricardo (1772-1832)

Teori nilai bersumber pada biaya tenaga kerja. Hukum besi tentang tingkat upah. Sewa tanah dikaitkan dengan hokum imbalan jasa yang semakin menurun. Teori perdagangan internasional berdasarkan keunggulan komparatif dan biaya komparatif.

d)    Thomas Robert Malthus (1766-1834)

Terkenal dengan teori penduduknya yang berbunyi: penduduk dunia bertambah dengan lebih cepat disbanding dengan kemampuannya untuk mempertahankan tingkat hidupnya. Teori lainnya tentang ketidakmampuan berkonsumsi secara wajar (theory of underconsumption).

 

MAZHAB KLASIK

Terdapat tiga mazhab (aliran) manajemen yang mengikuti perkembangannya. Pertama mazhab klasik yang terbagi menjadi dua cabang, yaitu manajemen ilmiah dan teori organisasi klasik, kedua mazhab perilaku dan ketiga mazhab ilmu manajemen.

1. Manajemen ilmiah cabang mazhab klasik pertama
a. Robert Owen
Robert Owen hidup pada tahun 1771 – 1858. Penilaian bawahan dilakukan secara terbuka setiap hari sehingga bukan hanya memungkinkan para manajer mengetahui letak permasalahannya, tetapi juga memberikan kebanggan dan mendorong kompetisi yang sehat.
b. Charles Babbage
Charles Babbage hidup pada tahun 1792 – 1871. Dasar keyakinan Babbage bahwa apliasi prinsip ilmiah pada proses kerja akan meningkatkan produktivitas dan menekan biaya.
c. Frederik W. Taylor
Frederik W. Taylor hidup pada tahun 1856 – 1915. Ia merupakan salah satu tokoh manajemen ilmiah (scientific management) yang paling termasyhur sehingga mendapat sebutan sebagai bapak manajemen ilmiah.
d. Henry L. Gantt
Henry L. Gantt hidup pada tahun 1861 – 1919. Rendahnya motivasi yang dicapai mengakibatkan Gantt meninggalkan sistem tarif upah diferensial untuk diubah menjadi satu inovasi baru berupa motivasi kerja kepada para bawahan.

e. Pasangan Gilberth
Frank B. Gilberth hidup pada tahun 1868 – 1942. Lilian M. Gilberth sebagai istri hidup pada tahun 1878 – 1972. Pasangan Gilberth berpendapat bahwa studi gerak akan meningkatkan semangat kerja bagi bawahan karena keuntungan fisiknya yang nyata dan karena dapat menunjukkan perhatian manajemen pada para pahlawan.

2. Teori organisasi klasik cabang mazhab klasik kedua
Pengembang teori organisasi klasik adalah Henry Fayol yang hidup pada tahun 1841 – 1925. Timbulnya teori organisasi klasik sebagai dampak dari adanya organisasi yang kompleks. Fayol berpendapat bahwa praktek manajemen yang baik memiliki suatu pola tertentu yang dpat diidentifikasikan dan dianalisis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mazhab Perilaku

 

 

  • Mazhab (Aliran) perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia dan perlunya manajemen memahami manusia.

 

 

       Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mazhab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen sains. Mazhab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthrone.

 

Para tokohnya:

 

a)    Hugo Munsterberg.

Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan cara :

         Menemukan orang terbaik untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

         Menciptakan pekerjaan yang terbaik untuk menciptakan produktivitas maksimum.

         Menggunakan pengaruh psikologis untuk memotivasi para pekerja.

 

b)    Elton Mayo.

Para pekerja akan bekerja lebih keras apabila mereka yakin bahwa manajemen memikirkan kesejahteraan mereka.

 

 

Sumber : 

 

 

 

 

 

 

 

         

                                                                                                                               MELANI RAHAYU

                                                                                          MANAJEMEN SEMESTER  I

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s